Sunday, May 10, 2015

CurPath

Jadi begini, 

Awal main Path excited karena mirip diary digital dengan fungsi menu yang tjakep. Tapi... Kayaknya cuma gue doang yang nganggep begitu. 

Mulai dari yang nge'with' direct convo ke temennya di public moment yang harusnya (kalo menurut gue) bisa dilakukan di menu message-nya atau Path Talk or at least 'private with...' kek. #doh

Harusnya kan ya temen-temen deket yang bener-bener dikenal yang temenan. Karena ini kan awal konsepnya Personal socmed, bukan ya? 

Suka gregetan saya sama yang begini. Bukannya gue juga ngerasa paling bener ngegunain nih aplikasi. But, at least I try to be honest here. Show you who I am. What I've been doing. What I like to do. I try to be honest sharing my moments here. 

Yaa, akhirnya yang sering kepake sih curcol melalui 'listening', he he he... 
Postingan listening gue kadang kode kadang emang beneran bahas lagunya. 
If only, you can see that.
If only, you can understand that I'm talking to you guys through the songs I listened.

Yes. I am aware that not everyone could understand what I trying to say dengan posting 'listening' itu. But, that is just the way I express my self. 

"Kan gak semua orang kayak lo, Sen." terkait penggunaan Path in proper. 
Iya sih, ngerti dan gak maksain kok. It's yours. Terserah mau gimana gunainnya. None of my bussiness anyway. 

Gue cuma mengutarakan apa yang ada dalam pikiran gue dan hanya mencoba mengungkapkan pendapat gue. Honestly. 
Unfortunately, I don't have the guts to say it directly. Yeah, loser, I know. 

"Ini juga postingan kan bisa aja lo private?"
Iya bisa. But, I hate that gembok icon. Gue males banget nge-private. 
Nah, ini kemudian menjadi masalah gue: gak mau private tapi gak mau publish amat. Sebenernya sih gue gak keberatan untuk publish ya. Cuma aja gue males diliatin (seen by). 😅

And this long thought will bored you. Ha ha ha... 
Sorry for that. 😝

Sunday, June 22, 2014

YOTNC 2014


Young On Top National Conference
Ballroom Lantai 7 Kuningan City
Sabtu, 21 Juni 2014
“Pemimpin Masa Depan”

Speakers:
• Najwa Shihab // TV Anchor
• Priscilla D. Airin // Managing Director Sindo Media
• Ira Noviarty // Board of Directors Unilever
• Gunawan Santosa // President Director IBM Indonesia


Keynote speakers:
• Andy F. Noya // TV Host “Kick Andy Show” and Board of Directors YOT Nusantara
• Billy Boen // Founder YOT


–––––– YOTNC 2014 ––––––


Tahun ke-5 acara YOT National Conference!
Kali ke-2 gue ikutan YOTNC. Tadinya sih cuma penasaran aja acara ini kayak apa. Kirain cuma buat mahasiswa tapi dibuka untuk umum juga. Tahun kemarin rasa penasaran sih udah dituntaskan. Dan ya udah cukup sekali.


Kok ikutan lagi?
Tiga alasan:
3. Lokasi : Kuningan City. Mudah dijangkau dan deket sama tempat tinggal gue. Gedung mall pula, tapi acara tetep di Ballroom dong. Nyari makan gak susah. Mau main setelah tinggal cuss. Mau nonton juga bisa secara malem Minggu, ya kan. Pas!
2. Waktu : Sabtu. Tahun kemarin gue ikut diadain hari di hari kerja (Senin-Jum’at). Tahun sebelumnya juga kalo gak salah. Jadi, tahun kemarin buat pekerja seperti gue harus ambil cuti supaya bisa dateng ke acara YOTNC. Tahun ini diadain hari Sabtu, weekend. Pas!
1. Alasan utama dan pertama: Pembicara Najwa Shihab dan Andy F Noya lah yang membuat gue memutuskan untuk dateng lagi ke acara ini.
Gue pengen denger langsung Najwa Shihab dan Andy F Noya cerita mengenai diri dan pengalaman mereka sendiri. Live! 


I just want to listen and watch them talk on stage YOTNC. I like their wording. Amaze with their skill and limitation which made them who they are now. How they solve and turn their weakness into strength.
Their point of view on what’s around them.
What matter to them that really worth to them.
Sharing experience that shaping who they are now. 


I look forward for that!


I expect one, this event give me more!
Pembicara lainnya pun gak kalah inspiratif. Dan, in my point of view, kesemuanya punya kesamaan: they do what they really want.
And you should know what you really want. 


Acara kemarin well perform! 


Was it inspiring? That’s not even a question. I was inspired. 


YOTNC 2015? Humm…. 😀


Saturday, May 24, 2014

Diary of a Wimpy Kid


Ada yang baca buku ini juga gak sih? Apa gue doang, ya? 😌 He-he.


Kategori buku anak-anak yang menceritakan kehidupan masa SMP seorang bocah laki-laki. 


Dikemas semi-comic jadi gak cuma tulisan tapi ada gambar-gambarnya juga. Format model buku diary gitu.
Menurut gue buku ini lucu ada konyolnya. Tapi yang versi bahasa aslinya ya. Udah coba baca yang versi terjemahan rasanya beda. Karena pas diterjemahin joke-nya malah gak kena. 😔


Buku berseri tapi bukan buku bersambung. Jadi oke-oke aja kalo cuma baca satu seri atau lompat-lompat alias gak runut serinya. 


Diary of a Wimpy Kid ini udah pernah difilmin. 


Gue pribadi lebih suka beli buku bacaan berseri biar ada yang dikejar atau ditunggu-tunggu. Tapi biasanya sih yang serinya pendek. He-he. Kecuali penulisnya oke banget dan karyanya emang worthed untuk dikoleksi.
Beberapa buku bacaan berseri yang gue koleksi:
- Komik Fruits Basket
- Princess Diaries

Buku Diary of a Wimpy Kid nya kurang volume:
#3 The Last Straw,
#5 The Ugly Truth,
#7 The Third Wheel,
#8 Hard Luck,
dan yang terbaru #9 The Long Haul.


Truuuus!???


Yaaa, kali ada yang berbaik hati mau bantu gue lengkapin koleksi. 😁😁😁
Versi bahasa asli. Penerbitnya kudu AMULET. 😊

Friday, February 14, 2014

Kau Tahu Aku

Kau tahu aku.
Aku tak pandai berkata. 
Hanya suka kata. 
Itu saja.

Maka kau tahu kan, betapa sulitnya aku membuat surat ini karena aku takut salah menggunakan kata.

Tapi kau bilang: “Tak apa-apa. Tulis saja.”
Dan inilah yang aku lakukan.
Menuliskannya.

Kau bilang: “Ingat tidak kata Steve Kosasih setiap orang punya cerita. Pasti punya cerita.”

Ya, tentu. Aku punya cerita. 
Hanya saja aku tak tahu bagaimana
menceritakannya. 
Atau apakah aku ingin.

Kuharap kau tak mengharapkan kata-kata indah dalam surat ini. 

Ah, dan rupanya surat ini tidak menyerupai surat cinta.

I feel so uninspired.

Kau, thanks, anyway.

— Aku bukan kau

Wednesday, February 12, 2014

Twitter

Dear Twitter Founders.

I don't know where to start. 
But I like the application you've made.
I love twitter a lot.
It really helps me expressing what I love. Words. Thoughts. Write. 
140 characters is enough for me, seriously.
I don't need more than that.
It's because I have lines on my thought that always jumping around to another thoughts.
Sometimes it's not in sequence but quite frequence. 
And I need to share it.

Twitter has made it solve. I can tweet it right away. In frequence. Comfortly. No hush.

Twitter make connection to people out there interactively. It was great to mention my favourite musicians, actors, writers, or even just some new people and get replied!

Twitter is awesome. 

I love twitter alot. 

— Follower

Sunday, February 9, 2014

February to February

A Year Ago.


It's hard to believe, never gonna be the easy one for me. But it happened. This is real. A reality that I just have to face it.


Rest in peace, Ibu... 😢


Aku tahu Ibu sudah lelah. 

Mungkin Ibu sudah dirindukan Sang Pencipta. Ibu telah dijemput pulang. 

Semoga damai di rumah baru, Bu. 😢


Don't worry about us ya, Bu. InsyaAllah kami ikhlas.


Don't ask me to stop this tears. I can't... every each time I'm thinking of you. 

How can I? 

How can I'm not thinking of you, Bu? How can I? 

Tell me. How can I'm not thinking of you when I know that you're not going to be around for long... long time. 

Like... 


Forever.


Dua tahun lalu di Februari Ayah datang.

Setahun lalu di Februari Ibu pulang...😢


Terlahir suci, kembali.


❤️


— Your daughter


Note: Masakan terakhir buatan Ibu: Mie goreng modifikasi racikan Ibu. 

Wednesday, February 5, 2014

Surat Kesekian

Halooo Piiit?

Apa kabar?

Kaget gak terima surat saya lagi?

Udah lama ya kita gak surat-suratan?
Kapan ya terakhir? 

Masa sekolah dulu kayaknya ya?

Abis itu sejak ada handphone kita udah jarang lagi ya maen surat-suratan. 

Suratnya sekarang versi digital, hehe…

Isi surat udah kayak isi diary ya, curhatan semua. 
Hahaa…

Thank you for those time anyway. Memorable moments I wont forget.

Sekalian di-moment ini juga mau bilang makasih sudah jadi sahabat saya selama …. *ngitung dulu* 

Waoow! Lebih dari 10 tahun yaa!?? 😄
Makasih ya, Pit, selama itu masih mau dengerin curhatan saya. 

Masih bersedia nemenin main. 

Masih boleh direpotin. 
Eh, masih, kan?
Masih menjaga segala rahasia. 

Jangan bosen loh.

Maaf ya kalo suka ngerepotin. 

Maaf juga kalo kadang gak ada waktu buat main bareng ala sok sibuk gitu, hehehe…

Semoga persahabatan kita lanjut terus ya!

Semoga kita berdua cepet dapat jodoh masing-masing juga. Tetep loooh….

Berhubung kemarin hari lahir kamu dan kata kamu dalam Islam gak boleh ya ngucapin atau ngerayain. 

Ya udah, yang pasti sih doa yang terbaik untuk kamu. 

Kangen iiih surat-suratan!! >_<

— Sahabat Penamu

Tuesday, February 4, 2014

Hai!

Hai @dennyed!

Maaf, surat ini baru bisa ku kirim lewat dari batas waktu pengiriman. 

Sebenarnya sudah dari kemarin malam ingin menuliskan surat untukmu supaya pagi-pagi bisa ku titip. 

Tapi rupanya semalam aku terlalu lelah hingga tertidur saat memikirkan isi surat untukmu. 
Hari ini seharian disibukkan dengan pekerjaan. 
Maaf ya…

(Ini sih pembukanya kayaknya lebih untuk pak pos nya ya ;p)

Untuk selebtwit favoritku: @dennyed

Entah bagaimana harus memanggilmu. Takut kurang berkenan. 
Jadi kuputuskan menyebut nama akun twitter mu saja ya biar aman. 
Hehehe…

Aku sudah tak ingat tweet mana yang membuatku meng-klik tombol ‘follow’ di profile mu. 
Yang ku tahu sejak saat itu aku sangat menikmati isi tweet mu. 
Juga menantikan tulisan baru di blog mu. 
Aku suka bagaimana kamu menggunakan kata-kata dan merangkainya. 
Cerdas.

Membuatku sedikit iri. 
Aku suka kata-kata, tapi tak pandai merangkainya. Aku iri.

Aku suka tulisanmu ‘Jangan Ada Jarak Sebelum Titik’ http://dennyed.tumblr.com/post/41262843455/jangan-ada-jarak-sebelum-titik
My favorite one 😘.

Kubaca beberapa surat untukmu hari ini. Waow, banyak juga penggemarmu ya. 😄

Mungkin suratku takkan sebaik mereka tapi tak apalah.

Ini bukan soal isi. 
Ini ungkapan rasa.

Setidaknya sekali saja aku tak memendam rasa pada seseorang.

Tak pandai juga aku berkias.

Hanya ini yang aku bisa.

Aku suka padamu @dennyed. 
Suka pada isi tweet mu. 
Suka pada tulisan-tulisanmu.

Cerdas. 😘

Terima kasih @dennyed sudah menyempatkan membaca surat ini.

Semoga tata bahasa dalam surat ini tak banyak yang salah ya. Haha…

Ngomong-ngomong, enaknya manggil kamu apa nih?

— Penggemar (yang tak) Rahasia

Monday, February 3, 2014

Rasa Demi Asa

Hai, kamu yang di sana. 

Bagaimana liburanmu? 

Semoga kamu menikmati masa liburmu kemarin.

Kamu tahu, sudah lama aku tidak menyukai orang lain lagi. 

Agaknya sudah lama sekali. 

Setelah itu tak ada yang benar-benar membuat aku suka. 

Kemudian kamu hadir menjadi yang pertama setelah sekian lama. 

Lagi-lagi aku hanya bisa memendam rasa ini. 

Ya, rupanya aku sudah terbiasa diam-diam suka.

Namun, kali ini denganmu aku ingin akhir yang berbeda. 

Akhir bahagia. Menyatu dalam ikatan. 

Tak lagi hilang rasa disapu waktu karena tak pernah kuberitahu. 

Lelah sudah aku diam-diam suka tak berujung nyata. 
Aku ingin kita jadi nyata. 


Berharap kamu punya perasaan yang sama.

Berharap kita berjodoh. 

Tapi aku tak tahu harus mulai darimana agar kita dekat. 

Aku merasa gengsi karena aku perempuan. 

Aku juga tak percaya diri apa mungkin kamu suka aku juga?

Ngomong-ngomong, kamu udah ada yang punya belum?

— Pengagum Rahasia Yang Memendam Rasa Demi Sebuah Asa.

Sunday, February 2, 2014

Belahan Jiwa

[Lagu latar: Simphony Cinta by Once]

Alun sebuah symphony
Kata hati disadari
Merasuk sukma kalbuku
Dalam hati ada satu
Manis lembut bisikanmu
Merdu lirih suaramu
Bagai pelita hidupku

Aku rusukmu. Mencari belahan jiwa. 
Harus kemana lagi aku mencarimu.

Berkilauan bintang malam
Semilir angin pun sejuk
Seakan hidup mendatang
Dapat ku tempuh denganmu

Aku mencarimu. Aku menunggumu.
Menantikan saat kita bersatu kembali.
Menjadi satu tubuh dan jiwa yang utuh. Melengkapi saling butuh.

Berpadunya dua insan
Simphony dan keindahan
Melahirkan kedamaian
Melahirkan kedamaian
Syair dan melodi
Kau bagai aroma penghapus pilu
Gelora di hati
Bak mentari kau sejukkan hatiku

Aku lelah. Aku rindu.
Aku ingin bertemu. 

Burung-burung pun bernyanyi
Bunga-bunga pun tersenyum
Melihat kau hibur hatiku
Hatiku mekar kembali
Terhibur simphony
Pasti hidupku ‘kan bahagia

Sampai saatnya kita bersatu. 

— Rusuk dalam jiwamu

Saturday, February 1, 2014

The Crush

Dear Crush,

I have crush on you since…. I don’t know.

Have you notice? 
Of course you’re not because I’m not showing it to you and pretty good at it (hiding feeling).
Thinking about you is my favourite. 
Having conversation to you was about the work only. 
Well, that’s fine. I’m a person who cherish every little thing. 

I love your voice. And the moment you mention my complete name, that moment I will never forget. 
You might not realize what your charm has done to me 😊

I tried to calm my heart by telling myself that your treats are natural equally same to everybody.

Don’t blame the charm, it’s all on me. 
Me yang ke GR an banget who wants to take her feeling to the next level. 
Easy, I won’t bother you with this crush thing, unless you let me to.
I wonder are you taken? 

I really wish you’re single and mine. 😄

I wonder apakah gue pantas?

Lingkungan dan sebagainya.

Deep down scared me a lot. 
Anyway, this feeling is fully my responsibility. I choose to have it. 
I want the feeling to be there. 
Involving you in will be great and I will be grateful. 


We never know if we’re meant for each other. 

With secret love,

— Your ‘sincere’ secret admirer

ps: please forgive my grammatical error.

Sunday, December 8, 2013

My Week in Scraps - First



#myweekinscraps | 7-eleven's Sevelin struck for #MesakkeBangsakuJakarta tickets • Prescription for eyeglasses • eau de perfume F•R•I•E•N•D•S Femme • Food supplement and vitamin • The 'musuh' group leader, Endi's card name (co-chief of Comma) • Pieces @atamerica flyer • New pants | Inspired by @devincastro. Thank you, Devin!


The Story


・7-eleven's Sevelin struck for #MesakkeBangsakuJakarta tickets

Berburu tiket ke empat 7-eleven. 

7-eleven pertama, depan HM Sampoerna. Gak ada mesin untuk beli tiketnya. 😔

7-eleven kedua, Prof Dr Satrio. Mesinnya entah error atau rusak gak bisa dipakai. 😨

7-eleven ketiga, Teluk Betung. Mesin tiket ada, mesinnya pun bekerja, tapi gak ada pilihan tiket #MesakkeBangsakuJakarta nya. 😰

7-eleven keempat dan (Alhamdulillah) terakhir, Bendhil. Mesin ada, berfungsi baik, dan..... TIKETNYA ADA!!! 😆


Prescription for eyeglasses

Alhamdulillah, belum tergantung sama kacamata. Cuma lumayan ngeganggu kalo naik angkot malem-malem, suka salah naik angkot ngandelin feeling 😜. Kalo meeting pake slide gue gak bisa baca apa isi slide-nya, hahaha... 😝

Gak bisa liat muka orang dari jauh. Jadi yang nyapa dari jauh gue cuekin, ya maap... 😛 Saya gak liat. 

Jadi waktu kacamata hilang 2-3 bulan lalu itu baru diganti sekarang.

Waktu ngecek kacamata pertama minus R: 1,25 L: 1,5 no cylinder. 

Current, cek di optik R:1 L:1,25 cylinder L:0,25. Wiiih turun minusnya tapi nambah silinder 😔 masih kecil sih. 

Lebih takjub pas cek ke dokter rumah sakit R:1 L:1 no cylinder. Waow!! Turun banyaak. Kan, gue gak ada silinder.

Lumayan juga tuh turunnya gak pake kacamata 2-3 bulan. Hummm... Lanjutin apa? 😀


・eau de perfume F•R•I•E•N•D•S Femme

Impulsively bought it. I call it the power of brand. I bought it just because they have F・R・I・E・N・D・S and the characters picture on it. I repeat, impulsively. 

*untung diskon* 


・Food supplement and vitamin

Supplement dari jaman pasca-sakit tipes belum abis juga baru mulai mood untuk diminum lagi 😜

Dan vitamin mata. Semoga ngaruh. 


・The 'musuh' group leader, Endi's card name (co-chief of Comma)

Choose one character and I choose 'musuh' on #iLearnPublicSpeaking showtime @atamerica this week (session three). Then found out that Endi, the 'musuh' group leader, is a Co-Chief of Comma. Glad to meet him. Definetely, gonna visit Comma. And... our representative person win! 😁


・Pieces @atamerica flyer 

Cool place. Free entry. Free wi-fi. Great wi-fi connection. That's all that matter.👌


New pants

Gantiin celana jeans yang robek akibat kecelakaan motor September 2012 lalu. Kejadian sudah lama, motor udah diganti, celana udah dibuang, tapi bekas lukanya masih ada. Kayak masa lalu gitu deh. 😌 


Inspired by @devincastro. Thank you, Devin!

Tambahan, and thanks to Steve Kosasih (@iKosasih) untuk inspirasi mengenai tell story

"What's your story?" | This is my story, within a week. 😊


— Me ツ


Monday, November 11, 2013

Resign

Sekedar mau sharing pengalaman resign dan beberapa buah pikiran mengenai resign. 

"Usahakan jika melakukan sesuatu bukan karena orang lain. Lakukan apa yang ingin dilakukan dan seharusnya dilakukan. Dari hati. Diri sendiri."
— @nthatia

Jangan resign karena atasan atau rekan kerja (unsur orang) yang kurang/tidak cocok. Prinsip.
Soalnya pribadi/karakter kayak atasan/rekan kerja yg gak cocok sama pribadi diri bakal ditemuin lagi di luar sana.
Trus kalo ketemu atasan/rekan kerja yg gak cocok lagi, resign lagi?? Capek deh, hilang deh tujuan karir. Eh, punya tujuan kan?
Tetep mau resign? Cari cause lain selain unsur orang. Mis: Masalah kesejahteraan dan fasilitas. Yang ada hubungannya dengan peningkatan nilai diri.

Empat tweet terakhir tadi berdasarkan pengalaman pribadi aja sih. Pengalaman pertama dan satu-satunya sampai saat ini. 

Pengalaman Resign
Saya telah bekerja di tiga tempat: 

• Tempat kerja pertama sekedar tempat singgah pembuktian diri dan pemenuhan harapan orangtua semata. Sayangnya tidak dijalani maksimal alias setengah hati. Jadilah yang pekerjaan pertama sebagai Direct Sales saya keluar dari pekerjaan dengan sengaja men-'terminate' diri alias sengaja tidak achieve selama tiga bulan berturut-turut. 
Memang segala sesuatu yang dikerjakan tidak dengan hati (baca: kemauan) gak akan ada hasilnya. Buang-buang waktu. 

• Tempat kerja kedua cari sendiri, pilih sendiri, ya udah pasti jalanin sendiri. Nyarinya ya sedapetnya (sesuai kemauan sih) yang penting kerja dulu. Disini baru ngerasain kerja beneran. Belakang meja sebagai Admin Asuransi di perusahaan Finance. 
Kantor dekat rumah pula sebelum akhirnya kantor pindah ke tempat yang lumanyun jauh. Hehehe....
Sempat mau resign karena lokasi kantor yang jauh. Yang artinya cost nambah. Gaji segitu-gitu aja. Gak ada kompensasi. Tapi kemudian mikir lagi. Waktu itu setting-an karir pengen jadi Auditor, kerjaannya kan pindah-pindah lokasi kalo lagi ng-audit. Masa gara-gara lokasi saya pindah kerja, nanti kalo jadi Auditor gimana? Akhirnya gak jadi resign. 
Resign karena bos sama rekan kerja yang gak asik? Saya rasa itu biasa di dunia kerja. Pastilah ada karakter-karakter unik di lingkungan kerja. Semua tergantung masing-masing pribadi nyikapin setiap individu yang berbeda karakter. 

Sebelum saya terjun ke dunia kerja, Ayah dan Kakak saya sudah membekali saya dengan karakter-karakter orang dalam dunia kerja yang mungkin akan saya temui. Dari bekal inilah saya punya prinsip: Jika saya memutuskan untuk resign, alasannya tidak boleh karena unsur orang. Jikapun ada beberapa orang yang tidak saya sukai karakternya. Saya harus selesaikan dengan diri saya sendiri. Berdamai dengan diri sendiri untuk memaafkan orang tersebut. Dan menjernihkan tujuan-tujuan saya. 
Kalau saya memutuskan keluar dari pekerjaan haruslah yang ada hubungannya dengan peningkatan nilai diri. Karena diri butuh untuk berkembang dari sisi kesejahteraan/finansial, tujuan/goal, passion, aktualisasi, reward/pengakuan, dan mungkin hal-hal lain yang berhubungan dengan nilai diri.
Waktu itu sih prinsipnya: Kalo gak bisa bergerak naik (posisi/jabatan), setidaknya masih bisa bergeser ke kiri atau ke kanan (kesempatan untuk berkarya di bagian/departemen lain atau jobsesk yang berbeda).

Saya akhirnya men-setting pekerjaan, fasilitas, lokasi, lingkungan yang bagaimana yang saya ingingkan. Singkatnya: Dream Job. 

Selain ada kondisi yang mendesak saya harus cepat bergerak mengenai kondisi keuangan yang juga tidak mungkin saya capai di tempat kerja kedua ini karena tidak ada dua kesempatan tersebut. 

Kedua hal pertama (tidak ada ruang gerak) menjadi alasan utama saya memutuskan resign. 
Dan setting-an 'Dream Job' adalah alasan tambahan untuk resign karena tidak memenuhi kriteria 'Dream Job' saya. 😁

• Tempat kerja ketiga and still on. Saya masih menggeluti sambil berusaha untuk secara berkelanjutan mempelajari dan memahami pekerjaan saya di tempat ketiga ini. 
Apakah tempat ketiga is my 'Dream Job'? 
Almost. I almost have everything I ever wish on my 'Dream Job' criteria di tempat ketiga ini. That's why and what make me still in the company. 
I have no reason to resign. Why would I think of it? 
Pastinya manusia gak ada puasnya. Revisi 'Dream Job'? Pasti. Tantangan selanjutnya adalah bersaing dan how to survive di lingkungan kerja. Ini dibahas di subject yang berbeda aja ya. 😄

Kalau mau resign juga jangan nyari-nyari alasan buat resign sih. Mau resign mah resign aja. Make sure aja itu adalah kemauan diri sendiri bukan karena pengaruh orang lain atau ada unsur orang seperti yang tadi saya maksud. Dan juga jangan sekedar ikut-ikutan. 
Karena biasanya keputusan yang dibuat karena orang lain udahannya nyesel. Jangan sampai sih. 

The only thing to keep in mind is: What you trully want in your life? Who you want to be? And how you gonna live it? 

Itu aja sih yang mau di-sharing. Thanks yang udah baca sampe abis. 
You're amazing! 😊
Cherioo!

Senttha

Your Journey To Be The Ultimate U (Book 2)



Setelah beberapa hari lalu menerima tweet dari penulis UltimateU2, René Suhardono, bakal ada acara bedah buku di Gramedia Pondok Indah Mall, gue langsung mark calendar 😄 
Suka sekali dengan buku UltimateU2 ini. Warna dan design-nya unik. Warna orange gonjreng dan design ala-ala mind map.
Baca gak cuma sekedar baca yang satu arah dari penulis buat pembaca. Buku ini jenis bacaan dua arah dimana gak cuma penulis yang bertutur tapi pembaca juga ikut dilibatkan di dalam buku ini.
Tiap buku UltimateU yang dimiliki pembaca gak akan sama. Kayak mau nunjukin: begitu juga dengan pribadi kita yang beda-beda, unik dengan caranya masing-masing individu pemilik pribadi.
Buku UltimateU2 interaktif banget. Bisa digambar-gambar juga. Put your thoughts in form mind map or whatever draw in every chapter. And you can tweet-pic your draw.

Wew, cool! Hahaha, heaven for #tweetbugs like me 😁 punya bahan bagus untuk di-tweet 😜

Interaktif juga dengan penulisnya, jadi bisa kasih feedback. Intinya buku UltimateU2 ini asik lah. One you must have!

I’ll start drawing my mind map in every chapter. And… Will tweet-pic it, of course. Who you to talking to, anyway? Haha…

*****


Ini kali kedua saya ketemu dan berfoto dengan René, sebelumnya di acara ANZ Learning Fair 2013 beberapa bulan lalu. Find the post and pictures here:<<http://nthatia.tumblr.com/post/46657280427/anz-learning-fair-2013-because-its-never-too>>

Gak ada rencana buat beli bukunya saat ini juga, tapi pasti bakal beli pas gajian. Keadaan keuangan lagi ngepas sangat. 
Sampai di tempat acara terlambat beberapa menit. Syukurnya masih dapet duduk. Dateng ngarep dapet kaos #UltimateU2 yang sebenarnya cuma untuk 40 kontributor buku UltimateU2 saja. 
Dari tweet René di @ReneCC bakal ada kaos buat yang aktif ngobrol. Di jalan sambil mikir nanya apa ya ntar. Mikirin pertanyaan cerdas or at least jangan sampe bego-bego atau gak penting amat nanti. 

Syukurlah, ada juga pertanyaan yang muncul dikepala. Dikasih buku deeeh!! 
Waow! 
Di luar rencana. 
Abis selesai acara gue nanyain kaos UltimateU2 deh ke René and… dikasih! Amazing! 
Dapet buku yang di luar rencana. Signed pula. Kaos #UltimateU2 yang sebenarnya buat 40 kontributor buku UltimateU2 [Akhirnya dapeeet!!]. Dan foto bareng penulis (baca: René) lagi.

It’s so cool for myself having those experience. 
What’s so cool it’s because I receiving things beyond my expectation. When something happen beyond your expectation it is amazing thing, right? 😄

What an amazing 2013 I have!!

Alhamdulillah. Thank GOD. 😊

*****


"Believe in yourself. Be mindful in your mind. All Iz Well." – René

The Ultimate ME:

Good Music 

Powerful Words 

Awesome Friends

Hugs From My Loved Ones (point ini masih dipikirin mau buat similar sesuatu mengenai orang terdekat, jadi put default punya René aja dulu kali ya 😛) 

Books

Sunday, July 28, 2013

Unqualified Opinion (Wajar Tanpa Pengecualian)

Dear friend,

I am deeply sorry if this post bugging you. Please just scroll down and ignore. This post is nothing other than my ego and selfishness.

This post is to keep me in mind, hopefully yours, too.
I share this in intention. 
(Ya, maksudnya sadar dan sengaja)

Life sometimes cruel or less of the people in it are. They do. 

Life (sometimes) suck! Uhm… Actually people makes life (sometimes) suck, sih! 

I know, don’t tell.

Just be who you are. Don’t let anyone change you into someone you are not.
They judge, that’s fine. Sometimes we did it, too. 
Let them. Consider they are very kind giving their time and energy mind our business. 

But, don’t let their unacceptable judgment affecting your life. This kind of ‘less people’ are not worth your attention and energy. 

Focus on the people who TRULY care about you. They more worth (deserve) your attention and energy than the ‘less people’.

Kalo lo pikir postingan ini kayaknya kok buat lo: Yes, this thoughts is intended deliver to you.

** AND, you are FORBIDDEN to give any comments or responses on anything related to this post!! **

Thanks for inspiring me to write this whole thing. Hope its mean something… or anything… or probably nothing… ah, whatever!

Thank you for the great Saturday night!
I really enjoy our conversation. 

Nothing happen in coincidence, this is happen for reason. But, you have to found by your-self what the reason is.

This post is not pop-up for nothing in this late hours. But, this would probably mean nothing, sih… Aha-Ha…

Again, deeply apologize for everything that might not fit in your best.
 ————————————— 
And I am proud to my-self I can post such thing… and in English gado-gado. Yeay! Is it improving??? 

How my writing skill? Is it good?
*kehilangan focus* 

Eh ini pertanyaan buat grammar whores aja ya! 😝 

Waow, thanks for reading this till the last words. Appreciate it! 😂😂😂

Sunday, May 26, 2013

Two Stupid Person

Two stupid person in Bruno Mars songs versi gue:
- Grenade 
- When I Was Your Man

Gue gak terlalu ngerti musik, sebatas penikmat aja. That's why instead, karena saya penyuka kata-kata, salah satu yang diperhatiin dari sebuah lagu lirik dan tema/isi lagunya. Bahasa Jawa-nya 'content'.

Nah, dua lagu tadi tiap saya dengerin tuh rasanya mau bilang: 'stupid banget sih orang'. Bukan bermaksud menyerang personal penyanyi nya tapi yang saya tuju subject di lagu tersebut, si 'I' nya. 
Bodoh. 

Grenade: Kalo sebagai perumpamaan masuk kategori majas hiperbola, haha... Masih suka salut sekaligus lucu aja tiap denger lagu ini.

When I Was Your Man: Seriusnya sih, penyesalan memang selalu datang belakangan. And... Yes, you are too dumb. Terlalu serius. Ha-ha...
As it said: too young, too dumb to realize...

What Kind of Life

What kind of life

Kehidupan macam apa ya yang ada dibayangan?

— Saat ini —
Selalu bisa makan sushi, lasagna, pasta, twister kfc, anything I want tapi tetep kurus badannya, whenever I want.
Bisa nonton saat ada film bagus lagi diputer di bioskop saat itu, yang kebetulan saat ini lagi kebelet 'Cinta Brontosaurus' nya Raditya Dika.
Bisa hadir di acara luar juga, kayak misal acara seminar, workshop, stand up comedy di tanggal berapa aja.
Bisa facial, creambath, hair spa, massage whenever it needed. 
Punya temen juga buat menghadiri itu semua. Same passion, same interest. We're gonna have fun rock and roll! Yeah! 
Punya gadget yang dipengenin, at least iPhone 5.
Laptop Toshiba atau DELL. 
Punya Mac Pro boleh juga tuh.
Tablet/iPad, yang kepikiran Tablet Sony Z.
Tape player. Seriusan. Sayang banget loh kaset-kaset gue udah lama gak 'dipanasin'. Kangen juga dengerin lagu-lagu lama dari yang originalnya. Bukan bajakan atau unduh sembarangan. Hehehe...
Masih pengen punya iPod nano. Loh. 

Xperia SP Red
Kumpulin duit buat beli 1 juta per bulan bisa gak ya?

Abis itu mau nabung beli iPhone 5.
Nyicil berapa kali yaaa...???

Pertanyaan lanjutan kalau gue punya semua itu (gadget related), lalu apa?
• Punya tablet tapi punya laptop juga? Ok tablet lebih portable/mobile, lebih enteng dibawa kemana-mana. Tapi tetep aja, buat apa? You still can use your laptop or iPod/iPhone, right?
• Punya iPod touch tapi punya iPod nano juga? Isn't it wasting money? Yea, but nano is smaller and functionally more simple than touch.
- With nano I can carry it on my pocket for listening music. More simple. 
- Touch is more to write down all my thoughts right away, lighter, easier than iPad/tablet. 
Well then finally it depends on my needs at that time:
If I have more thoughts on my mind and want to listen music and want to browse at the same time I can grab my iPod Touch.
If I just want to listen music or radio (since no radio feature on iPod Touch) and walking around I can grab my iPod Nano.
• Punya iPod Touch tapi punya iPhone juga? Nah, ini baru gak tau deh. Hampir yang dimiliki iPod Touch bisa dilakukan di  iPhone, malah mungkin semua. Jadi kalo gue butuh sesuatu yang ada di iPod, gue grab iPhone sama aja. Begitu kan? 
Stamina. Yang gak sama I assume is stamina baterai. 
Well, see... I don't know.

Sunday, May 19, 2013

iPhone and Xperia

Black iPhone 5 64 GB and Red Sony Xperia SP.
Two gadget I desire to have. 

Make Android sama iOS itu beda pengalaman. I enjoy using iOS. 

Here's what I think about iPhone: Experience, Beautiful, Expensive (hahaha...) 
Anyway, the price worth the experience. 

Still, Xperia SP itu obat karena lalu gak berhasil dapetin Xperia P. Suka sama transparan bar dari Xperia P dan sekarang Xperia SP bawa transparan bar plus illumination. 
Tambah cantik aja. 😄

I hope I can make it real very soon.

— Gadget Lover 💗

To You

To you, who has been wait patiently. I'm sorry, I think I got lost. I'll get to you one or another way. Looking forward to meet you. 😊

Saturday, May 18, 2013

Just Us

It's ok not being the first, be the good last. No promises cause we might broke it all. Just us, living our dreams. Together. Forever. ❤