Sunday, June 22, 2014

YOTNC 2014


Young On Top National Conference
Ballroom Lantai 7 Kuningan City
Sabtu, 21 Juni 2014
“Pemimpin Masa Depan”

Speakers:
• Najwa Shihab // TV Anchor
• Priscilla D. Airin // Managing Director Sindo Media
• Ira Noviarty // Board of Directors Unilever
• Gunawan Santosa // President Director IBM Indonesia


Keynote speakers:
• Andy F. Noya // TV Host “Kick Andy Show” and Board of Directors YOT Nusantara
• Billy Boen // Founder YOT


–––––– YOTNC 2014 ––––––


Tahun ke-5 acara YOT National Conference!
Kali ke-2 gue ikutan YOTNC. Tadinya sih cuma penasaran aja acara ini kayak apa. Kirain cuma buat mahasiswa tapi dibuka untuk umum juga. Tahun kemarin rasa penasaran sih udah dituntaskan. Dan ya udah cukup sekali.


Kok ikutan lagi?
Tiga alasan:
3. Lokasi : Kuningan City. Mudah dijangkau dan deket sama tempat tinggal gue. Gedung mall pula, tapi acara tetep di Ballroom dong. Nyari makan gak susah. Mau main setelah tinggal cuss. Mau nonton juga bisa secara malem Minggu, ya kan. Pas!
2. Waktu : Sabtu. Tahun kemarin gue ikut diadain hari di hari kerja (Senin-Jum’at). Tahun sebelumnya juga kalo gak salah. Jadi, tahun kemarin buat pekerja seperti gue harus ambil cuti supaya bisa dateng ke acara YOTNC. Tahun ini diadain hari Sabtu, weekend. Pas!
1. Alasan utama dan pertama: Pembicara Najwa Shihab dan Andy F Noya lah yang membuat gue memutuskan untuk dateng lagi ke acara ini.
Gue pengen denger langsung Najwa Shihab dan Andy F Noya cerita mengenai diri dan pengalaman mereka sendiri. Live! 


I just want to listen and watch them talk on stage YOTNC. I like their wording. Amaze with their skill and limitation which made them who they are now. How they solve and turn their weakness into strength.
Their point of view on what’s around them.
What matter to them that really worth to them.
Sharing experience that shaping who they are now. 


I look forward for that!


I expect one, this event give me more!
Pembicara lainnya pun gak kalah inspiratif. Dan, in my point of view, kesemuanya punya kesamaan: they do what they really want.
And you should know what you really want. 


Acara kemarin well perform! 


Was it inspiring? That’s not even a question. I was inspired. 


YOTNC 2015? Humm…. 😀


Saturday, May 24, 2014

Diary of a Wimpy Kid


Ada yang baca buku ini juga gak sih? Apa gue doang, ya? 😌 He-he.


Kategori buku anak-anak yang menceritakan kehidupan masa SMP seorang bocah laki-laki. 


Dikemas semi-comic jadi gak cuma tulisan tapi ada gambar-gambarnya juga. Format model buku diary gitu.
Menurut gue buku ini lucu ada konyolnya. Tapi yang versi bahasa aslinya ya. Udah coba baca yang versi terjemahan rasanya beda. Karena pas diterjemahin joke-nya malah gak kena. 😔


Buku berseri tapi bukan buku bersambung. Jadi oke-oke aja kalo cuma baca satu seri atau lompat-lompat alias gak runut serinya. 


Diary of a Wimpy Kid ini udah pernah difilmin. 


Gue pribadi lebih suka beli buku bacaan berseri biar ada yang dikejar atau ditunggu-tunggu. Tapi biasanya sih yang serinya pendek. He-he. Kecuali penulisnya oke banget dan karyanya emang worthed untuk dikoleksi.
Beberapa buku bacaan berseri yang gue koleksi:
- Komik Fruits Basket
- Princess Diaries

Buku Diary of a Wimpy Kid nya kurang volume:
#3 The Last Straw,
#5 The Ugly Truth,
#7 The Third Wheel,
#8 Hard Luck,
dan yang terbaru #9 The Long Haul.


Truuuus!???


Yaaa, kali ada yang berbaik hati mau bantu gue lengkapin koleksi. 😁😁😁
Versi bahasa asli. Penerbitnya kudu AMULET. 😊

Friday, February 14, 2014

Kau Tahu Aku

Kau tahu aku.
Aku tak pandai berkata. 
Hanya suka kata. 
Itu saja.

Maka kau tahu kan, betapa sulitnya aku membuat surat ini karena aku takut salah menggunakan kata.

Tapi kau bilang: “Tak apa-apa. Tulis saja.”
Dan inilah yang aku lakukan.
Menuliskannya.

Kau bilang: “Ingat tidak kata Steve Kosasih setiap orang punya cerita. Pasti punya cerita.”

Ya, tentu. Aku punya cerita. 
Hanya saja aku tak tahu bagaimana
menceritakannya. 
Atau apakah aku ingin.

Kuharap kau tak mengharapkan kata-kata indah dalam surat ini. 

Ah, dan rupanya surat ini tidak menyerupai surat cinta.

I feel so uninspired.

Kau, thanks, anyway.

— Aku bukan kau

Wednesday, February 12, 2014

Twitter

Dear Twitter Founders.

I don't know where to start. 
But I like the application you've made.
I love twitter a lot.
It really helps me expressing what I love. Words. Thoughts. Write. 
140 characters is enough for me, seriously.
I don't need more than that.
It's because I have lines on my thought that always jumping around to another thoughts.
Sometimes it's not in sequence but quite frequence. 
And I need to share it.

Twitter has made it solve. I can tweet it right away. In frequence. Comfortly. No hush.

Twitter make connection to people out there interactively. It was great to mention my favourite musicians, actors, writers, or even just some new people and get replied!

Twitter is awesome. 

I love twitter alot. 

— Follower

Sunday, February 9, 2014

February to February

A Year Ago.


It's hard to believe, never gonna be the easy one for me. But it happened. This is real. A reality that I just have to face it.


Rest in peace, Ibu... 😢


Aku tahu Ibu sudah lelah. 

Mungkin Ibu sudah dirindukan Sang Pencipta. Ibu telah dijemput pulang. 

Semoga damai di rumah baru, Bu. 😢


Don't worry about us ya, Bu. InsyaAllah kami ikhlas.


Don't ask me to stop this tears. I can't... every each time I'm thinking of you. 

How can I? 

How can I'm not thinking of you, Bu? How can I? 

Tell me. How can I'm not thinking of you when I know that you're not going to be around for long... long time. 

Like... 


Forever.


Dua tahun lalu di Februari Ayah datang.

Setahun lalu di Februari Ibu pulang...😢


Terlahir suci, kembali.


❤️


— Your daughter


Note: Masakan terakhir buatan Ibu: Mie goreng modifikasi racikan Ibu. 

Wednesday, February 5, 2014

Surat Kesekian

Halooo Piiit?

Apa kabar?

Kaget gak terima surat saya lagi?

Udah lama ya kita gak surat-suratan?
Kapan ya terakhir? 

Masa sekolah dulu kayaknya ya?

Abis itu sejak ada handphone kita udah jarang lagi ya maen surat-suratan. 

Suratnya sekarang versi digital, hehe…

Isi surat udah kayak isi diary ya, curhatan semua. 
Hahaa…

Thank you for those time anyway. Memorable moments I wont forget.

Sekalian di-moment ini juga mau bilang makasih sudah jadi sahabat saya selama …. *ngitung dulu* 

Waoow! Lebih dari 10 tahun yaa!?? 😄
Makasih ya, Pit, selama itu masih mau dengerin curhatan saya. 

Masih bersedia nemenin main. 

Masih boleh direpotin. 
Eh, masih, kan?
Masih menjaga segala rahasia. 

Jangan bosen loh.

Maaf ya kalo suka ngerepotin. 

Maaf juga kalo kadang gak ada waktu buat main bareng ala sok sibuk gitu, hehehe…

Semoga persahabatan kita lanjut terus ya!

Semoga kita berdua cepet dapat jodoh masing-masing juga. Tetep loooh….

Berhubung kemarin hari lahir kamu dan kata kamu dalam Islam gak boleh ya ngucapin atau ngerayain. 

Ya udah, yang pasti sih doa yang terbaik untuk kamu. 

Kangen iiih surat-suratan!! >_<

— Sahabat Penamu

Tuesday, February 4, 2014

Hai!

Hai @dennyed!

Maaf, surat ini baru bisa ku kirim lewat dari batas waktu pengiriman. 

Sebenarnya sudah dari kemarin malam ingin menuliskan surat untukmu supaya pagi-pagi bisa ku titip. 

Tapi rupanya semalam aku terlalu lelah hingga tertidur saat memikirkan isi surat untukmu. 
Hari ini seharian disibukkan dengan pekerjaan. 
Maaf ya…

(Ini sih pembukanya kayaknya lebih untuk pak pos nya ya ;p)

Untuk selebtwit favoritku: @dennyed

Entah bagaimana harus memanggilmu. Takut kurang berkenan. 
Jadi kuputuskan menyebut nama akun twitter mu saja ya biar aman. 
Hehehe…

Aku sudah tak ingat tweet mana yang membuatku meng-klik tombol ‘follow’ di profile mu. 
Yang ku tahu sejak saat itu aku sangat menikmati isi tweet mu. 
Juga menantikan tulisan baru di blog mu. 
Aku suka bagaimana kamu menggunakan kata-kata dan merangkainya. 
Cerdas.

Membuatku sedikit iri. 
Aku suka kata-kata, tapi tak pandai merangkainya. Aku iri.

Aku suka tulisanmu ‘Jangan Ada Jarak Sebelum Titik’ http://dennyed.tumblr.com/post/41262843455/jangan-ada-jarak-sebelum-titik
My favorite one 😘.

Kubaca beberapa surat untukmu hari ini. Waow, banyak juga penggemarmu ya. 😄

Mungkin suratku takkan sebaik mereka tapi tak apalah.

Ini bukan soal isi. 
Ini ungkapan rasa.

Setidaknya sekali saja aku tak memendam rasa pada seseorang.

Tak pandai juga aku berkias.

Hanya ini yang aku bisa.

Aku suka padamu @dennyed. 
Suka pada isi tweet mu. 
Suka pada tulisan-tulisanmu.

Cerdas. 😘

Terima kasih @dennyed sudah menyempatkan membaca surat ini.

Semoga tata bahasa dalam surat ini tak banyak yang salah ya. Haha…

Ngomong-ngomong, enaknya manggil kamu apa nih?

— Penggemar (yang tak) Rahasia

Monday, February 3, 2014

Rasa Demi Asa

Hai, kamu yang di sana. 

Bagaimana liburanmu? 

Semoga kamu menikmati masa liburmu kemarin.

Kamu tahu, sudah lama aku tidak menyukai orang lain lagi. 

Agaknya sudah lama sekali. 

Setelah itu tak ada yang benar-benar membuat aku suka. 

Kemudian kamu hadir menjadi yang pertama setelah sekian lama. 

Lagi-lagi aku hanya bisa memendam rasa ini. 

Ya, rupanya aku sudah terbiasa diam-diam suka.

Namun, kali ini denganmu aku ingin akhir yang berbeda. 

Akhir bahagia. Menyatu dalam ikatan. 

Tak lagi hilang rasa disapu waktu karena tak pernah kuberitahu. 

Lelah sudah aku diam-diam suka tak berujung nyata. 
Aku ingin kita jadi nyata. 


Berharap kamu punya perasaan yang sama.

Berharap kita berjodoh. 

Tapi aku tak tahu harus mulai darimana agar kita dekat. 

Aku merasa gengsi karena aku perempuan. 

Aku juga tak percaya diri apa mungkin kamu suka aku juga?

Ngomong-ngomong, kamu udah ada yang punya belum?

— Pengagum Rahasia Yang Memendam Rasa Demi Sebuah Asa.

Sunday, February 2, 2014

Belahan Jiwa

[Lagu latar: Simphony Cinta by Once]

Alun sebuah symphony
Kata hati disadari
Merasuk sukma kalbuku
Dalam hati ada satu
Manis lembut bisikanmu
Merdu lirih suaramu
Bagai pelita hidupku

Aku rusukmu. Mencari belahan jiwa. 
Harus kemana lagi aku mencarimu.

Berkilauan bintang malam
Semilir angin pun sejuk
Seakan hidup mendatang
Dapat ku tempuh denganmu

Aku mencarimu. Aku menunggumu.
Menantikan saat kita bersatu kembali.
Menjadi satu tubuh dan jiwa yang utuh. Melengkapi saling butuh.

Berpadunya dua insan
Simphony dan keindahan
Melahirkan kedamaian
Melahirkan kedamaian
Syair dan melodi
Kau bagai aroma penghapus pilu
Gelora di hati
Bak mentari kau sejukkan hatiku

Aku lelah. Aku rindu.
Aku ingin bertemu. 

Burung-burung pun bernyanyi
Bunga-bunga pun tersenyum
Melihat kau hibur hatiku
Hatiku mekar kembali
Terhibur simphony
Pasti hidupku ‘kan bahagia

Sampai saatnya kita bersatu. 

— Rusuk dalam jiwamu

Saturday, February 1, 2014

The Crush

Dear Crush,

I have crush on you since…. I don’t know.

Have you notice? 
Of course you’re not because I’m not showing it to you and pretty good at it (hiding feeling).
Thinking about you is my favourite. 
Having conversation to you was about the work only. 
Well, that’s fine. I’m a person who cherish every little thing. 

I love your voice. And the moment you mention my complete name, that moment I will never forget. 
You might not realize what your charm has done to me 😊

I tried to calm my heart by telling myself that your treats are natural equally same to everybody.

Don’t blame the charm, it’s all on me. 
Me yang ke GR an banget who wants to take her feeling to the next level. 
Easy, I won’t bother you with this crush thing, unless you let me to.
I wonder are you taken? 

I really wish you’re single and mine. 😄

I wonder apakah gue pantas?

Lingkungan dan sebagainya.

Deep down scared me a lot. 
Anyway, this feeling is fully my responsibility. I choose to have it. 
I want the feeling to be there. 
Involving you in will be great and I will be grateful. 


We never know if we’re meant for each other. 

With secret love,

— Your ‘sincere’ secret admirer

ps: please forgive my grammatical error.