Sunday, May 10, 2015

CurPath

Jadi begini, 

Awal main Path excited karena mirip diary digital dengan fungsi menu yang tjakep. Tapi... Kayaknya cuma gue doang yang nganggep begitu. 

Mulai dari yang nge'with' direct convo ke temennya di public moment yang harusnya (kalo menurut gue) bisa dilakukan di menu message-nya atau Path Talk or at least 'private with...' kek. #doh

Harusnya kan ya temen-temen deket yang bener-bener dikenal yang temenan. Karena ini kan awal konsepnya Personal socmed, bukan ya? 

Suka gregetan saya sama yang begini. Bukannya gue juga ngerasa paling bener ngegunain nih aplikasi. But, at least I try to be honest here. Show you who I am. What I've been doing. What I like to do. I try to be honest sharing my moments here. 

Yaa, akhirnya yang sering kepake sih curcol melalui 'listening', he he he... 
Postingan listening gue kadang kode kadang emang beneran bahas lagunya. 
If only, you can see that.
If only, you can understand that I'm talking to you guys through the songs I listened.

Yes. I am aware that not everyone could understand what I trying to say dengan posting 'listening' itu. But, that is just the way I express my self. 

"Kan gak semua orang kayak lo, Sen." terkait penggunaan Path in proper. 
Iya sih, ngerti dan gak maksain kok. It's yours. Terserah mau gimana gunainnya. None of my bussiness anyway. 

Gue cuma mengutarakan apa yang ada dalam pikiran gue dan hanya mencoba mengungkapkan pendapat gue. Honestly. 
Unfortunately, I don't have the guts to say it directly. Yeah, loser, I know. 

"Ini juga postingan kan bisa aja lo private?"
Iya bisa. But, I hate that gembok icon. Gue males banget nge-private. 
Nah, ini kemudian menjadi masalah gue: gak mau private tapi gak mau publish amat. Sebenernya sih gue gak keberatan untuk publish ya. Cuma aja gue males diliatin (seen by). 😅

And this long thought will bored you. Ha ha ha... 
Sorry for that. 😝

Sunday, June 22, 2014

YOTNC 2014


Young On Top National Conference
Ballroom Lantai 7 Kuningan City
Sabtu, 21 Juni 2014
“Pemimpin Masa Depan”

Speakers:
• Najwa Shihab // TV Anchor
• Priscilla D. Airin // Managing Director Sindo Media
• Ira Noviarty // Board of Directors Unilever
• Gunawan Santosa // President Director IBM Indonesia


Keynote speakers:
• Andy F. Noya // TV Host “Kick Andy Show” and Board of Directors YOT Nusantara
• Billy Boen // Founder YOT


–––––– YOTNC 2014 ––––––


Tahun ke-5 acara YOT National Conference!
Kali ke-2 gue ikutan YOTNC. Tadinya sih cuma penasaran aja acara ini kayak apa. Kirain cuma buat mahasiswa tapi dibuka untuk umum juga. Tahun kemarin rasa penasaran sih udah dituntaskan. Dan ya udah cukup sekali.


Kok ikutan lagi?
Tiga alasan:
3. Lokasi : Kuningan City. Mudah dijangkau dan deket sama tempat tinggal gue. Gedung mall pula, tapi acara tetep di Ballroom dong. Nyari makan gak susah. Mau main setelah tinggal cuss. Mau nonton juga bisa secara malem Minggu, ya kan. Pas!
2. Waktu : Sabtu. Tahun kemarin gue ikut diadain hari di hari kerja (Senin-Jum’at). Tahun sebelumnya juga kalo gak salah. Jadi, tahun kemarin buat pekerja seperti gue harus ambil cuti supaya bisa dateng ke acara YOTNC. Tahun ini diadain hari Sabtu, weekend. Pas!
1. Alasan utama dan pertama: Pembicara Najwa Shihab dan Andy F Noya lah yang membuat gue memutuskan untuk dateng lagi ke acara ini.
Gue pengen denger langsung Najwa Shihab dan Andy F Noya cerita mengenai diri dan pengalaman mereka sendiri. Live! 


I just want to listen and watch them talk on stage YOTNC. I like their wording. Amaze with their skill and limitation which made them who they are now. How they solve and turn their weakness into strength.
Their point of view on what’s around them.
What matter to them that really worth to them.
Sharing experience that shaping who they are now. 


I look forward for that!


I expect one, this event give me more!
Pembicara lainnya pun gak kalah inspiratif. Dan, in my point of view, kesemuanya punya kesamaan: they do what they really want.
And you should know what you really want. 


Acara kemarin well perform! 


Was it inspiring? That’s not even a question. I was inspired. 


YOTNC 2015? Humm…. 😀


Saturday, May 24, 2014

Diary of a Wimpy Kid


Ada yang baca buku ini juga gak sih? Apa gue doang, ya? 😌 He-he.


Kategori buku anak-anak yang menceritakan kehidupan masa SMP seorang bocah laki-laki. 


Dikemas semi-comic jadi gak cuma tulisan tapi ada gambar-gambarnya juga. Format model buku diary gitu.
Menurut gue buku ini lucu ada konyolnya. Tapi yang versi bahasa aslinya ya. Udah coba baca yang versi terjemahan rasanya beda. Karena pas diterjemahin joke-nya malah gak kena. 😔


Buku berseri tapi bukan buku bersambung. Jadi oke-oke aja kalo cuma baca satu seri atau lompat-lompat alias gak runut serinya. 


Diary of a Wimpy Kid ini udah pernah difilmin. 


Gue pribadi lebih suka beli buku bacaan berseri biar ada yang dikejar atau ditunggu-tunggu. Tapi biasanya sih yang serinya pendek. He-he. Kecuali penulisnya oke banget dan karyanya emang worthed untuk dikoleksi.
Beberapa buku bacaan berseri yang gue koleksi:
- Komik Fruits Basket
- Princess Diaries

Buku Diary of a Wimpy Kid nya kurang volume:
#3 The Last Straw,
#5 The Ugly Truth,
#7 The Third Wheel,
#8 Hard Luck,
dan yang terbaru #9 The Long Haul.


Truuuus!???


Yaaa, kali ada yang berbaik hati mau bantu gue lengkapin koleksi. 😁😁😁
Versi bahasa asli. Penerbitnya kudu AMULET. 😊

Friday, February 14, 2014

Kau Tahu Aku

Kau tahu aku.
Aku tak pandai berkata. 
Hanya suka kata. 
Itu saja.

Maka kau tahu kan, betapa sulitnya aku membuat surat ini karena aku takut salah menggunakan kata.

Tapi kau bilang: “Tak apa-apa. Tulis saja.”
Dan inilah yang aku lakukan.
Menuliskannya.

Kau bilang: “Ingat tidak kata Steve Kosasih setiap orang punya cerita. Pasti punya cerita.”

Ya, tentu. Aku punya cerita. 
Hanya saja aku tak tahu bagaimana
menceritakannya. 
Atau apakah aku ingin.

Kuharap kau tak mengharapkan kata-kata indah dalam surat ini. 

Ah, dan rupanya surat ini tidak menyerupai surat cinta.

I feel so uninspired.

Kau, thanks, anyway.

— Aku bukan kau

Wednesday, February 12, 2014

Twitter

Dear Twitter Founders.

I don't know where to start. 
But I like the application you've made.
I love twitter a lot.
It really helps me expressing what I love. Words. Thoughts. Write. 
140 characters is enough for me, seriously.
I don't need more than that.
It's because I have lines on my thought that always jumping around to another thoughts.
Sometimes it's not in sequence but quite frequence. 
And I need to share it.

Twitter has made it solve. I can tweet it right away. In frequence. Comfortly. No hush.

Twitter make connection to people out there interactively. It was great to mention my favourite musicians, actors, writers, or even just some new people and get replied!

Twitter is awesome. 

I love twitter alot. 

— Follower